AKSESORIS MOBIL MODIFIKASI

Perkembangan aksesori untuk modifikasi mobil tidak terlepas dari dukungan media otomotif yang terus bertambah dan berkembang dari zaman ke zaman. Serunya, sejumlah aksesori penunjang modifikasi menjadi terkenal atau bahkan menjadi ikon.

Era 80-an adalah masa jayanya modifikasi rally style. ‘Ban donat’-sebutan untuk bentuk ban yang lebar melebihi rongga roda-adalah satu dari sekian aksesori paling trendy di masanya. Ada juga velg berpalang lima yang lebih dikenal dengan nama ‘belimbing’ dan antena berlabel Majolca yang memiliki desain berulir di bagian bonggolnya. Konsep gaya rally ini turut memancing perkembangan gaya lain yang dikenal dengan nama ‘slalom’. Meski berbeda fungsi, kedua gaya tersebut masih mengadopsi aksesori yang sama, seperti ban pacul, velg belimbing, dan antena tadi. Semua aksesori tersebut dipasangkan pada mobil-mobil ikon, seperti Corolla DX, Lancer XL, dan BMW 318 yang sempat terkenal lewat film Catatan si Boy.

Masuk dekade 90-an, aksesori semacam ban donat dan gaya rally sudah terlalu uzur dan mulai ditinggalkan. Para penggemar otomotif mulai keranjingan gaya BTCC (British Touring Car Championship) dan DTM (Deutsche Tourenwagen Masters), sebuah ajang balap sedan-sedan salon Eropa yang memiliki penampilan khas: badan mobil nyaris menyentuh jalan atau akrab disebut ‘ceper’, ‘mapak’, atau ‘celup’. Sayangnya, pada masa ini, belum banyak yang paham cara membuat mobilnya menjadi pendek. Alih-alih, mereka hanya memotong bagian per yang akibatnya membuat mobil bergoyang atau ajrut-ajrutan saat melaju.

PELEK DEMI KESELAMATAN

vleg_evorracingindonetworkcoid-editTENTUNYA Anda mahfum bahwa ban memiliki hopeng yang sangat dekat. Dia adalah pelek. Kedua produk ini ibarat dua sisi mata uang, tak terpisahkan. Itu sebabnya, para pengguna motor disarankan tidak sembarangan mengganti pelek.

Ahli setel pelek Teja Adipura mengatakan, penggantian pelek harus disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Pemilik Image Motor itu menambahkan, selama ini ada beberapa alasan yang membuat pemilik kendaraan mengganti pelek. Misalnya, untuk kebutuhan, gaya, atau semata-mata karena hobi. Padahal, seharusnya pergantian itu hanya dilakukan ketika pelek yang ada sudah tidak layak pakai atau tidak cocok dengan kondisi motor.

Sehingga, melalui penggantian pelek, si pengendara bisa mendapatkan kenyamanan saat memakai kendaraan. Teja bilang, banyak pemilik kendaraan sering memaksakan diri ketika mengganti pelek. Biasanya ini dilakukan hanya untuk bergaya atau menyalurkan hobi.

Tapi, akibatnya, motor menjadi tidak nyaman ketika dikendarai. Ketidaknyamanan itu lantaran poros ban dengan poros pelek tidak sesuai. “Jadi, kalau diputar gulirannya kelihatan tidak lurus. Ini membuat motor tak enak dipakai,” katanya. … continue reading this entry.

BAN LEBAR MEMBUAT MOTOR BOROS

Ban Skutik GambotLihat skutik pakai ban gendut mungkin sudah tak asing lagi. Banyak biker menyebutnya ban lebar, tapi ban lebar itu seperti apa? “Ban lebar minimal punya ukuran satu tingkat lebih besar dari pada standar pabrik,” buka Benny dari Mitra 2000.

“Misal ban bawaan pabrik Vario ukurannya 90/90-14, tinggal pakaikan saja yang lebih besar, misalnya ukuran 100/90-14 atau 120/80-14. Dijamin roda bakal terlihat lebih besar,” terang Dodo dari Dodo Sport Racing, Ciledug. Meski begitu ban yang terlalu besar ini tentunya punya efek buruk, bobot yang harus ditanggung mesin semakin berat.

“Meski sedikit tentunya bisa bikin boros bensin dan boros komponen seperti puli dan lain-lain. Tapi enggak signifikan ya, paling penyusutannya tidak lebih dari 5%,” sambung Benny. Apalagi bila digunakan dalam keadaan kurang angin. Bobot yang ditanggung akan semakin besar. … continue reading this entry.

PEMILIHAN BAN YANG BAIK

Ban memang sangat penting baik untuk kecepatan, kenyamanan, maupun keamanan pengendaraan motor. Bersyukur kita punya artikel dari si-FU, Bayu150, seperti berikut ini:

BEBERAPA ISTILAH DALAM STRUKTUR BAN

  • Tread adalah bagian telapak ban yang berfungsi untuk melindungi ban dari benturan, tusukan obyek dari luar yang dapat merusak ban. Tread merupakan bagian ban yang menggunakan bahan karet paling banyak. Ketebalannya sekitar 6 mm. Bahan karet untuk tread merupakan kombinasi antara karet alam dan sintesis. Natural Rubber memberikan daya lengket ke aspal, sedang Synthesis Rubber berguna menambah daya tahan ban karena gesekan. Tread dibuat banyak pola (kembangan) yang disebut Pattern.
  • Breaker dan Belt adalah bagian lapisan benang (pada ban biasa terdiri dari 4 lapis) yang diletakkan diantara tread dan Casing. Berfungsi untuk melindungi serta meredam benturan yang terjadi pada Tread agar tidak langsung diserap oleh Casing.
  • Casing adalah lapisan benang pembentuk ban dan merupakan rangka dari ban yang menampung udara bertekanan tinggi agar dapat menyangga ban.
  • Sidewall adalah sisi samping kiri dan kanan ban. Berfungsi sebagai penopang/dinding ban.
  • Bead adalah bundelan kawat yang disatukan oleh karet yang keras dan berfungsi seperti angkur yang melekat pada Pelek (velg).
  • Rimline adalah garis yang menandakan posisi bibir pelek. Dapat juga dipakai sebagai pedoman lurusnya ban mendekap pelek.

SIMBOL/KODE BAN
Selain terdapat Merk dan Type Ban, kalau kita perhatikan disekujur permukaan ban tertera banyak symbol/kode. Mungkin diantara kita masih ada yang bingung dengan banyaknya simbol/kode yang ada pada ban. Apa sih maksudnya…?
Berikut ini akan dibahas beberapa simbol yang paling sering ada pada permukaan ban.

a) Ukuran Ban

Biasanya akan ditandai dengan kode dengan angka-angka seperti 3.00-18 atau 70/90-17 dll.
Lantas, apa bedanya ukuran ini? Agar tidak salah kaprah, ingat dulu teori dasarnya. Misal 70/90-17. Maka angka pertama 70, menunjukkan lebar ban dalam satuan milimeter, dan 90 persentase rasionya (persentase lebar ban dari tingginya). Sedang angka ketiga, 17, artinya diameter pelek dalam satuan inci.
Jadi, ban 70/90-17 punya makna; lebar tapak ban 70 mm, dengan tinggi 90% x 70 mm = 63 mm. Dan diameter ban 17 inci.
Contoh lain, 3,00-18 inci. Orang awam biasa menyebutnya ‘tiga ratus delapan belas’. Angka 3.00 menunjukkan lebar ban 3 inci, sedang 18 berarti diameter pelek, juga dalam satuan inci.

Lalu berapa tinggi ban ukuran 3.00-18?
Sebenarnya, cara membacanya sama. Angka pertama itu lebar, kedua rasionya dan ketiga diameter. Tapi kalau angka ke dua tidak ada, dianggap rasionya 100%. Jadi ban belakang GL-Pro tebalnya 100% x 3 = 3 inci.

Ada pertanyaan menarik: Samakah ban ukuran 70/90-17 dengan 2.50-17?

Yang ini menghitungnya gampang. Ingat saja, 1 inci = 2,54 cm atau 25,4 mm. Berarti lebar tapak dan tinggi ban, 2,5 x 25,4 mm = 63,4 mm. Artinya, ban 70/90-17 lebih lebar dan lebih tipis dikit (0,4 mm) dari ban 2.50-17. … continue reading this entry.

HELM YANG AMAN BUAT BERKENDARA

Helm Khusus BumbleBee Akan Membuat Para Decepticon Rela Berkhianat

Full face helmet

Sesuai namanya, helm ini tidak hanya menutupi bagian kepala, tapi juga sampai seluruh wajah hingga dagu. Dengan membungkus rapat kepala, pengguna helm masih bisa melihat jalan dengan jelas, karena ada kaca pelindung di bagian tengah wajah.

Kaca ini juga fleksibel, bisa dibuka dan ditutup. “Helm ini memberikan perlindungan paling maksimal, dari muka, kepala, leher, telinga, dagu hingga wajah,” kata Hendri Teja Kusuma, Direktur Pemasaran PT Dinaheti Motor Industri (DMI).

Helm ini juga aman dipakai saat hujan serta melindungi kita dari debu, kerikil atau serangga di jalan. Helm jenis ini mampu melindungi pemakainya dari cedera yang tidak diinginkan saat terjadi kecelakaan.

Namun, karena tertutup rapat, si pemakai sulit untuk bisa mendengar suara sekelilingnya. Tidak praktis kalau pengendara motor ingin makan atau minum di tengah jalan. Bagi pengguna kacamata, helm full face sangat tidak nyaman digunakan. Harga relatif lebih mahal dibanding dengan jenis lain. “Dari Rp 300.000 hingga jutaan rupiah,” kata Hendri.

Ada juga yang harganya melebihi Rp 1 juta. Biasanya ini adalah helm impor. Misalnya helm merek Arai yang harganya mulai Rp 4 juta hingga Rp 8 juta. Ada juga helm AGV atau kerap disebut helmnya Valentino Rossi yang harganya mulai Rp 1 juta hingga Rp 7 juta.

Meskipun jauh lebih mahal dibandingkan dengan merek lokal, kata Arifin, secara kualitas sejatinya tidak jauh beda dengan helm merek lokal yang hanya berkisar Rp 300.000-an. “Kua­li­tasnya sama, mereka hanya menang merek,” kata Arifin Daniel, Direktur Pemasaran PT Kiwi.

TIPS PERLENGKAPAN PERJALANAN MENGGUNAKAN MOTOR

Tantangan jalan sepeda motor cukup berat. Berbeda dengan mereka yang menggunakan mobil dan melakukan sewa kendaraan. Apalagi cuaca sepanjang perjalanan cukup terik, sehingga potensi dehidrasi sangat tinggi. Terlebih salah dalam mengenakan pakaian pelindung.

Penyesuaian pakaian untuk melakukan perjalanan jauh jadi mutlak. Tetap safety, tapi bisa mengeliminir potensi kepanasan dan dehidrasi. “Pakaian sesuai standar aman berkendara. Baik bikers maupun boncenger sama saja. Perlengkapan seperti jaket, kaus tangan, sepatu booth, helm dan celana panjang wajib,” terang Asep Hendro, bos AHRS, rumah produksi baju-baju turing dan balap di depok, Jawa Barat.

Untuk melindungi badan, pakai jaket. Pilih bahan dan aksesoris motor yang nyaman di badan dan lembut di kulit. Kalau bahannya bukan kulit, bisa ditambah pengaman di lengan dan pundak. Jangan lupa juga pakai bodi portector agar dada terlindung dari terpaan angin.

Jika mengangkut penumpang, juga dilengkapi pakaian pelindung. Malah badannya dikasih pelindung tulang belakang. “Baru AHRS yang bakal ngeluarin,” promosi Asep Hendro, mantan pembalap motor itu. … continue reading this entry.

PERAWATAN MIO

KALAU motor sudah mulai rewel, bisa jadi karena kelalaian Anda yang tidak rutin merawatnya. Perawatan motor matik berbeda dengan motor biasa. Menurut I Wayan Subawa, Kepala Mekanik Waja Motor di Jalan Hayam Wuruk Denpasar, perawatan motor biasa hanya memerhatikan karburator, sedangkan motor matik selain memerhatikan karburator, yang penting juga klep dan V.Belt.
yamaha_mio_main2TIPS
Spare part motor matik harganya lebih mahal sebaiknya konsumen rutin menyervis motornya secara berkala. Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar motor Yamaha Mio Anda senantiasa tampil prima:

1. Lakukan servis umum rutin 2 bulan sekali, cek karburator, cek busi, buka filter udara, dan cek rantai.
2. Perhatikan V. Belt (letaknya di samping roda), diganti tiap 25.000 kilometer dan diservis tiap 10.000 kilometer.
3. Oli mesin sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin. Ganti oli tiap 2000 kilometer. Jangan menanti minyak pelumas berwarna kehitam-hitaman karena memengaruhi kelenturan daya tarik mesin.
4. Servis karburator tiap 3 bulan sekali.
5. Tiap 15.000 kilometer klep wajib dibersihkan, agar mesin dalam kondisi bagus dan motor tidak ngadat atau mogok. Biasanya kotoran sering mengganjal di klep.
6. Sebaiknya servis motor di bengkel resmi Yamaha, jika ada kerusakan lebih mudah ditangani.
7. Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, hidupkan mesin dengan menarik cuk dan gunakan starter kaki. Biarkan mesin hidup sekitar 5 menit, supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Kemudian kembalikan letak cuk, dan motor siap digunakan.
8. Periksa tekanan angin ban, jangan terlalu keras dan juga jangan kurang angin.
9. Gunakan selalu spare part asli. Lebih baik mahal sedikit, tetapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tetapi tidak tahan lama.

MIO MASA KINI

Tidak puas dengan tampilan dan performa tunggangan kesayangannya, Pak Iwan memutuskan untuk merubah Yamaha Mio lansiran 2007 ini dengan mempercayakan nya pada “As Motor” sebuah bengkel yang terletak dijalan Otista Jakarta Timur, selain menyediakan berbagai Accesories motor matic bengkel yang di gawangi oleh Albert bersaudara ini juga menyediakan berbagai racing part motor untuk diaplikasikan pada motor matic.

Konsep modifikasi yang diterapkan pada motor matic milik arsitek ini adalah lowrider namun tetap mengutamakan pada fungsi untuk digunakan bagi kegiatan harian… maklum Pak Iwan ini musti rajin ngawasin juga proyek-proyeknya, abis di Jakarta ini bisa tua di jalan …. macet dimana-mana, jadi naik motor matic merupakan salah satu solusi.

Berikut spesifikasinya :

  • Bodykit Mio Aerio.
  • Mesin di bore up 150cc.
  • Knalpot ICON Thailand.
  • Velg Belakang 5″ DeliTire 140/60-14″. Depan 110/70-16.
  • Stang FINO.
  • Spion Kawasaki Ninja 250.
  • Bordes Thailand.
  • Box Givi Micro2.
  • Shockbreaker Up Side Down YSS.
  • Filter Udara KOSO.
  • Handle rem Yoshimura.

Nih gambarnya …

OTOMOTIF

Yamaha Mio ATV, Keempat Roda Bisa Belok


Motor skutik dimodifikasi jadi empat roda alias all-terrain vehicle (ATV) sudah biasa.

Tapi, kalau skutik ATV dengan keempat roda bergerak (4WD) dan bisa membelok (four wheel steering),

itu barangkali baru diwujudkan pada Yamaha Mio 2005 dari Sragen, Jawa Tengah, ini.

Pembuatnya adalah Danar Widiyanto Putra dari rumah modifikasi Skutik Modified (SM).

Ia sempat putar otak, bagaimana suktik Yamaha ini bisa melesat sempurna dan enak dipakai.

Kemudian, ketika menikung, si penunggang tinggal tekan tombol switch, dan ATV pun sudah masuk tikungan dengan keempat roda membelok.

 

Cara kerja cvt pada matic

Banyak siswa yang menanyakan “gmana sih pak cara kerja cvt pada matic tuh? Berikut penjelasan bagaimana cvt bekerja Mungkin banyak siswa smk sekolah lain juga belum mengerti cara kerja dari mesin matik atau CVT(Continuously Varible Transmission) pada sepeda motor. Ternyata lebih sederhana dari mesin konvensional atau mesin bertransmisi. Semua komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat. Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt. Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), sedangkan puly belakang dihubungkan ke as-roda. Yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt. Pada saat stationer atau putaran rendah, puly depan memiliki radius yang kecil dibandingkan dengan puly belakang atau rasio gigi ringan. Seiring dengan bertambahnya putaran mesin (rpm), maka puly depan radiusnya juga ikut membesar sedangkan puly belakang justru mengecil atau sama dengan rasio gigi berat. Untuk kerja v-belt hanya menghubungkan kedua puly tersebut agar dapat berjalan secara bergantian. Jadi saat puly depan membesar maka yang menyebabkan puly belakang mengecil adalah karena desakan dari v-belt, karena panjang v-belt selalu sama pada proses ini. Karena kerja CVT yang linear, maka mesin matik dapat menghasilkan akselerasi yang halus tanpa adanya kehilangan tenaga.

« Older entries
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.